SMA POMOSDA, 3 September 2026 — Kemampuan mengelola informasi, menyusun rencana, dan menuangkan ide secara terstruktur menjadi keterampilan penting bagi santri dalam menunjang aktivitas belajar maupun kehidupan sehari-hari. Menjawab kebutuhan tersebut, Perpustakaan SMA POMOSDA menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Membuat Mind Mapping Manual dan Digital yang diikuti oleh seluruh santri kelas X SMA POMOSDA.
Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan SMA POMOSDA ini dirancang untuk mengenalkan mind mapping sebagai metode pencatatan dan perencanaan yang kreatif, sistematis, serta membantu santri mengelola berbagai aktivitas dengan lebih terarah.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta. Setelah seluruh santri berkumpul, acara dilanjutkan pukul 07.30 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Nusantara Bangkit. Suasana kegiatan kemudian semakin hidup melalui sesi pembukaan, brainstorming, dan permainan yang dilaksanakan pukul 07.45–08.30 WIB. Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan pengenalan mengenai profil Perpustakaan SMA POMOSDA pukul 08.30 WIB.
Sesi Mind Mapping Manual
Materi mind mapping manual kemudian diberikan pada pukul 09.00–11.00 WIB. Sesi yang semula dijadwalkan bersama Kepala SMA POMOSDA sekaligus guru Matematika, Ustadz Hendry Eko A., S.Pd., M.Si., mengalami perubahan narasumber karena beliau sedang sakit. Materi tersebut selanjutnya disampaikan oleh Ustadz Moh. Arifin, S.T., guru Sosiologi SMA POMOSDA. Perubahan tersebut tidak mengurangi tujuan pelatihan, yaitu membekali santri dengan kemampuan memetakan ide dan informasi secara sistematis.


[Mind Mapping Manual]
Dalam sesi ini, santri diperkenalkan pada cara menuangkan gagasan dan informasi ke dalam bentuk pemetaan yang lebih kreatif dan mudah dipahami. Setelah materi selesai, peserta diberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman melalui sesi tanya jawab pukul 11.00–11.30 WIB.
Sesi Mind Mapping Digital
Setelah itu, kegiatan memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma) hingga pukul 13.00 WIB. Kegiatan kembali dilanjutkan dengan materi mind mapping digital yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB. Materi tersebut disampaikan oleh Ustadzah Binti Masrifah, S.T., operator sekolah sekaligus asisten Waka Humas.



[Mind Mapping Digital]
Santri dikenalkan pada penerapan mind mapping menggunakan media digital sehingga keterampilan yang telah dipelajari dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Melalui pelatihan ini, santri kelas X tidak hanya belajar membuat mind mapping, tetapi juga dilatih untuk menyusun gagasan, mengelola informasi, menentukan prioritas, serta merencanakan aktivitas secara lebih terstruktur. Pembelajaran dalam bentuk manual dan digital juga memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi peserta dalam mengembangkan keterampilan belajar.
Pelatihan Mind Mapping Manual dan Digital menjadi salah satu upaya SMA POMOSDA melalui perpustakaan sekolah dalam membekali santri dengan keterampilan yang mendukung kemandirian, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola aktivitas sehari-hari. Diharapkan, keterampilan tersebut dapat diterapkan santri, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam menjalani aktivitas di lingkungan sekolah dan asrama.
Penulis: Nurul Azizah
Validator: Dewi Sariah, S. Pd.
Fotografer: Excel Aufa Ghanivy