Do’a Pagi

Di SMA POMOSDA kegiatan doa pagi adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan sebelum seluruh siswa memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kegiatan doa pagi dimulai pada pukul 07.00 WIB di halaman belakang sekolah (lapangan bola). 5 menit sebelumnya atau pada pukul 06.55 WIB seluruh siswa telah berkumpul di halaman belakang sekolah untuk melakukan apel pagi. Apel pagi yang dipimpin oleh setiap ketua kelas ini bertujuan mengetahui jumah siswa yang hadir, sakit, atau datang terlambat. Data siswa tersebut dilaporkan kepada pengurus KSP (Keluarga Santri Pondok) atau OSIS (Organisasi Intra Sekolah) SMA POMOSDA untuk diteruskan ke bagian guru piket. Setelah semua Guru dan Siswa siap dalam barisan doa pagi dimulai.

Doa mulai dilantunkan dengan dipimpin oleh salah satu siswa, lalu semua warga sekolah mengikuti lantunan doa tersebut. Doa pagi yang dilantunkan di SMA POMOSDA adalah sebagai berikut:

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ

“waktu pagi kami berada di atas fitrah Islam”

وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلَاصِ

“Dan di atas kalimat ikhlas”

وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Dan di atas agama Nabi kami Muhammad SAW”

 وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ

“Dan di atas agama bapak kami Ibrahim”

حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

“Yang berdiri di atas jalan yang lurus muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik”

Setelah lantunan doa tersebut salah satu guru maju kedepan untuk memimpin doa diawali dengan hadiah Al-Fatihah kepada Rasulullah, lalu memohon agar proses belajar pada hari tersebut diberkahi dan dilancarkan, memohon ampunan atas segala kesalahan dan dosa, memohon ketetapan iman dan islam agar selalu dimaukan melakukan kewajiban seorang murid, memohon agar dijauhkan dari segala jenis bala’, kemungkaran, bencana dan segala hal keburukan, serta memohon keamanan, ketentraman dan kedamaian untuk Indonesia.

Setelah doa selesai, para guru saling bersalaman, menyapa satu sama lain dan saling memaafkan dan mendoakan. Sedangkan seluruh siswa masih dalam formasi barisan mengikuti kegiatan afirmasi pagi yang dipimpin oleh salah satu pengurus pengurus KSP (Keluarga Santri Pondok) atau OSIS (Organisasi Intra Sekolah) SMA POMOSDA, sie bahasa. Siswa tersebut melantunkan kalimat afirmasi lalu diikuti oleh seluruh siswa. Kalimat afirmasi tersebut berupa Mahfudhat berbahasa Arab seperti: “barang siapa bersungguh-sungguh maka dapatlah ia” (مَنْ جَدَّ وَجَدَ), “barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia” (من سار على الدرب وصل), “barang siapa yang sedikit kejujurannya, sedikit pulalah temannya” (من قلّ صدقه قلّ صديقه), dan seterusnya. Selain Mahfudhat atau kalimat afirmasi berbahasa Arab, siswa tersebut juga menyampaikan kalimat afirmasi berbahasa Inggris seperti: “Fortune favors the bold” (keberuntungan atau kesuksesan berpihak pada mereka yang berani mengambil resiko), “Your future is determined by what you start today” (Masa depanmu ditentukan oleh apa yang kamu mulai hari ini), “Failures are your best teacher. Learn from them” (Kegagalan adalah guru terbaikmu. Belajarlah dari mereka), dan lain sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengafirmasi dan memotivasi seluruh siswa dengan kalimat positif.

Setelah rangakaian kegiatan doa dan apel pagi tersebut selesai, seluruh siswa menuju ke kelas masing-masing. Khusus di setiap hari senin kegiatan doa pagi ini diawali dengan Upacara Bendera dan dirangkai dengan pengarahan atau pidato singkat dari kepala sekolah. Tujuan baris di lapangan sekolah pada pagi hari sebelum memasuki kelas agar mewujudkan siswa yang disiplin sekaligus menerima berbagai pengarahan penting dari sekolah, dan juga mendapat afirmasi positif sebelum memulai pembelajaran.


Karya,
Ustadzah. Aini Masithah , S.S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *